Padang Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2018

Nusantara  SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 , 08:47:00 WIB

Padang Tuan Rumah Hari Pers Nasional 2018
RMOL. Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang akan dipusatkan di Padang Sumatera Barat pada 9 Februari 2018. Kesepakatan tempat dan waktu tersebut resmi dilaunching di Auditorium TVRI Jakarta, Minggu (10/9/2017).

Dengan balutan nuansa budaya Minang, launching HPN 2018 yang disiarkan secara live di TVRI ini dihadiri Ketua Umum PWI Pusat Margiono, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Sekretaris Kementrian Pariwisata, Kementrian Kominfo, dan berbagai organisasi pers seperti PWI, Forum Pemred, PRSSNI, SPS, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan beberapa konstituen Dewan Pers.

Ketua Umum PWI Pusat sekaligus penanggungjawab HPN 2018, Margiono menegaskan bahwa Hari Pers Nasional bukan ajang hura-hura para insan pers, namun hari kebangkitan pers yang dapat berdampak positif bagi demokrasi, selain juga promosi bagi tuan rumah penyelenggara.

"Kami mempunyai tolok ukur bagi daerah yang ditunjuk sebagai tuan rumah HPN. Biasanya akan terlihat dalam dua atau tiga tahun paskapenyelenggaraan. Jika dalam masa itu tidak ada perkembangan pembangunan, kemungkinan akan kami tunjuk lagi menjadi tuan rumah," ujarnya.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno berterimakasih atas kepercayaan insan pers atas penunjukan Sumatera Barat sebagai tuan rumah HPN 2018. Dia berharap HPN berdampak positif bagi promosi pembangunan dan destinasi pariwisata  di Sumatera Barat.

"Pada HPN nanti dipastikan akan dihadiri ratusan bahkan ribuan wartawan baik lokal, nasional maupun mancanegara. Para wartawan yang hadir ke daerah kami tentu akan menulis banyak hal tentang Sumatera Barat. Dan sudah bisa dipastikan Sumatera Barat akan menggemparkan dunia," ujarnya.

"Berbagai potensi pariwisata dan budaya yang ada di Sumatera Barat sudah diakui dunia, baik kulinernya, pariwisatanya maupun budayanya," katanya.

Sekretaris Kementrian Pariwisata Ukus Kuswara berharap pelaksanaan HPN 2018 berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Sumatera Barat, serta mendukung  program kementrian pariwisata berupa penyediaan 30 ribu homestay pada 2018.

"Kalau membangun hotel itu butuh waktu lama, tapi untuk penyediaan homestay cukup efektif dan efesien,apalagi dengan melibatkan masyarakat, sehingga dapat membantu peningkatan ekonomi masyarakat juga," katanya.

Menurutnya, program Homestay Desa Wisata dari Kementrian Pariwisata bakal menjadi portofolio industri baru dalam pengembangan amenitas pariwisata di Indonesia.

"Mimpi kita kedepan Indonesia akan menjadi negara dengan homestay terbesar, terbanyak dan terbaik dunia, dan kegiatan HPN kita anggap sebagai momen penting, agar para wartawan ikut mempromosikan pariwisata di Indonesia kepada dunia  khususnya di Sumatera Barat," tambahnya. [REL]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Hari Jadi <i>RMOL Bengkulu</i>
Dua Korea dalam Satu Meja

Dua Korea dalam Satu Meja

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 14:49:00

UBK dan Iran Jalin Kerjasama

UBK dan Iran Jalin Kerjasama

RABU, 25 APRIL 2018 , 15:57:00