Komunitas Senyum Menatap Masa Depan Pariwisata Pesawaran

Oleh Fadliyansah Cholid *

Opini  SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 , 17:02:00 WIB

Komunitas Senyum Menatap Masa Depan Pariwisata Pesawaran
PARIWISATA LAMPUNG sedang berkembang pesat. Tetapi, di sisi lain, juga tampak kurangnya pembangunan terhadap sumber daya manusia (SDM) dan kawasan pariwisata dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Kawasan Pulau Puhawang, Teluk Lampung, melejit ke level internasional. Tetapi ketika berkunjung ke sana, yang terlihat, adalah sampah, terumbu karang yang hancur serta konflik kepentingan antarmasyarakat bahkan antar pemerintah dalam hal ini desa.

Komunitas Senyum mencoba untuk menginventarisir permasalahan dan berkomunikasi aktif dan membangun dengan pemangku kepentingan lokal. Sebagian besar masyarakat antusias walaupun masih ada yang resisten karena mereka mungkin belum mengetahui secara dalam tentang komunitas ini.

Melalui acara acara kecil dengan anggaran yang minim dari menyisihkan rejeki sebagian anggota, Komunitas Senyum berhasil membangun kepercayaan diri masyarakat lokal bahwa apa yg ada sekarang ini adalah masa depan anak cucu mereka.

Pembinaan masyarakat tentang pariwisata dengan cara cara pemerintah tentu sudah lama mereka rasakan. Tapi semuanya adalah rutinitas dari program yang copy paste dari tahun ke tahun.

Tidak ada perkembangan yang signifikan terlihat dari program tersebut sejak medio 2007 sampai sekarang, hanya tingkat kunjungan wisatawan yang meningkat akibat pemasaran instan media sosial dan pemerintah daerah sendiri.

Memang terlihat makin banyak orang kaya di objek wisata. Tetapi tidak terlihat roda ekonomi bergerak riil pada masyarakat melalui sektor pariwisata. Bahkan ancaman kehancuran akibat wisata masal muncul. Terumbu karang pahawang mengalami degradasi selama 3 tahun terakhir.

Satu alasan mengapa Kabupaten Pesawaran menjadi proyek pembelajaran bagi Komunitas Senyum, melihat keluarga besar Komunitas Senyum telah berkiprah di banyak daerah.

Kita sebut saja salah satunya Riko Stefanus yang sejak tahun 2000an telah bergerak pendampingan masyarakat dan melahirkan Teluk Kiluan menjadi objek wisata andalan Lampung melalui Yayasan Cikal dan sekarang giat membina di desa penyangga TNWK Lampung Timur.

Satu alasan lain adalah Pesawaran dipimpin oleh seorang kepala daerah yang muda, visioner dan terlihat antusias akan pariwisata. Alasan lainnya adalah kedekatan emosional antara beberapa anggota Komunitas Senyum dengan beliau.

Secara teori seharusnya lebih mudah untuk berkerjasama dan saling mengisi dalam membantu Bupati Pesawaran Dendy Ramadhona memajukan daerahnya. Karena pada periode ini, bicara tentang pembangunan pariwisata secara utuh dan memberi manfaat utk masyarakat hanya melalui program pemerintah, bisa dipastikan akan mengalami benturan hebat dan akan banyak peristiwa hukum akibat penggunaan anggaran yang tidak tepat dan dikritisi oleh elemen.

Pemerintah perlu mediator untuk menyelesaikan permasalahan permasalahan di atas. Dan pemerintah tidak bisa sembarang memilih, karena mediator yang tidak memiliki basis keilmuan, pengalaman dan niat hati yang tulus justru akan menambah permasalahan.

Kembali ke ikhwal di atas, Komunitas Senyum ada dan bergerak adalah dengan dasar "gregetan" karena permasalahan yang terurai di tulisan ini. Dan, dari beberapa kegiatan yg dilakukan Komunitas Senyum, semua terlihat memiliki basis keilmuan, pengalaman dan niat hati yang tulus untuk membantu pemerintah Kabupaten Pesawaran.

Tetapi sampai saat ini tidak terlihat pola kerjasama seperti apa yang akan terbangun. Karena SKPD terlihat acuh dan arahan kepala daerah bias. Ada yang beralasan legalitas. Ini adalah komunitas, isi dari komunitas ini adalah orang orang bahkan organisasi yang mempunyai track record yang baik dan legalitas yang jelas.

Jadi mungkin itu adalah hanya alasan dari SKPD kabupaten pesawaran. Atau mungkin mereka adalah "Dewa", yang berharap kita harus selalu mengemis?

Tabikpun.

Teluk Kiluan 240917

*Kordinator Komunitas Senyum



Komentar Pembaca
Radikalisme Bertemu Bom Ikan

Radikalisme Bertemu Bom Ikan

RABU, 27 SEPTEMBER 2017

Jangan Gadaikan Lampungku.

Jangan Gadaikan Lampungku.

SELASA, 26 SEPTEMBER 2017

Potong Bebek Angsa Masak di Koalisi

Potong Bebek Angsa Masak di Koalisi

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2017

Indonesia, Lampung, is The Digital Energy of Asia. Energy bro, Energy!
Wujudkan Pilkada Lampung Tanpa Pemanis Buatan
Banteng Seruduk Marhaen Jelang Pilgub 2018
Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 19:56:00