Ketua DPRD DKI Gelar Turnamen Billiar Skala Internasional

Sport  KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 , 10:28:00 WIB

Ketua DPRD DKI Gelar Turnamen Billiar Skala Internasional
RMOL. Ketua DPRD DKI, Prasetio Edi Marsudi menggelar turnamen olahraga Billiar berskala internasional. Tujuannya, meningkatkan teknik dan keterampilan para atlet billiar DKI dan nasional.
Pertandingan olahraga bola sodok ini memperebutkan Piala Ketua DPRD Jakarta Cup dengan total nilai hadiah 28.000 dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp 376,2 juta.

Menurut Pras, pertandingan olahraga billiar berskala internasional jarang dilakukan di Jakarta. Padahal, Jakarta mmiliki bibit-bibit atlet billiar yang tak kalah unggul dengan para pebiliar internasional.

Apalagi saat ini, Konfederasi Olahraga Biliar Asia (ACBS) secara khusus melobi pihak Komite Olimpiade Indonesia (KOI) selaku NOC (National Olympic Committee) Indonesia untuk bisa membuka dan dipertandingkannya biliar dalam Asian Games 2018 mendatang. Dimana Kota Jakarta akan menjadi salah satu tuan rumah bagi penyelenggaraan Asian Games ini.

"Maka kita ingin meningkatkan kemampuan para atlet DKI maupun nasional dengan berlaga menghadapi para pebilliar dari negara lain yang telah memiliki jam terbang yang tinggi. Mereka semakin bisa mengasah teknik dan kemampuan masing-masing," ujar pras di lokasi penyelenggaraan turnamen billiar internasional di Harmony Billiar, Jalan Batu Ceper, Harmoni, Jakarta Pusat, Rabu (26/9).

Politisi asal Fraksi PDI Perjuangan ini mengharapkan, melalui pertandingan ini, dapat ditemukan bibit-bibit unggul baru yang dapat dibina menjadi atlet yang mampu mengharumkan nama kota Jakarta dan negara Indonesia.

"Ya, sekalian mencari bibit unggul yang baru agar dapat dibina menjadi atlet DKI maupu nasional. Juga memajukan cabor billiar di Indonesia," ujarnya.

Ketua Panitia Penyelenggara International Ball Open Tournament, Erick Saputra mengatakan bahwa total jumlah peserta yang bertanding ada sebanyak 128 orang. Dari jumlah tersebut, ada 40 persen atau sekitar 50 peserta berasal dari luar negeri atau pebilliar bertaraf internasional.

"Jadi pesertanya bukan hanya dari Jakarta saja, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia. Juga dari negara-negara lain. Seperti Malaysia, Filipina, Jepang dan Kuwait. Mereka ini atlet internasional yang datang untuk berlaga dengan pebilliar di Indonesia," kata Erick.

Turnamen ini, kata dia, merupakan kesempatan besar bagi para atlet DKI maupun nasional untuk belajar dari para peserta luar negeri. Sehingga semakin mematangkan teknik dan pengalaman dalam bertanding di kancah internasional.

"Kejuaraan ini sudah kita lakukan sejak tanggal 24 September. Nanti finalnya pada 1 Oktober. Total hadiah yang diperebutkan 28.000 dolar AS. Untuk juara pertama harus yang disediakan sebesar 10.000 dolar AS atau setara Rp 134 juta," ujarnya.

Erick mengapresiasi Ketua DPRD DKI yang memberikan dukungan penuh dalam pelaksanaan kejuaraan ini. Karena ini pertandingan memperebutkan Piala Ketua DPRD DKI baru pertama kali diadakan. Dan direncanakan akan digelar setiap satu tahun sekali di Jakarta.

"Kita akan agendakan setiap tahunnya. Karena dalam pertandingan kali ini, atlet billiar Indonesua mengalir ikut serta. Bahkan yang atlet pelatnas pun ada yang ikut. Sebut saja Irsal Nasution," jelasnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan Persatuan Olahraga Billiar Seluruh Indonesia (POBSI) DKI yang telah membantu dari segi peraturan, manajemen pertandingan hingga penyediaan wasit.

Direktur Turnamen International Ball Open Tournament, Ishwara Adi mengatakan turnamen Piala Ketua DPRD DKI ini merupakan pertandingan billiar terbesar di Indonesia.

"Hingga saat ini, jarang dilakukan turnamen billiar bertaraf internasional di Indonesia, apalagi di Jakarta. Melihat dari skalanya, untuk saat ini, turnamen ini merupakan yang terbesar di Indonesia," kata Ishwara yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pembinaan Prestasi POBSI DKI.

Ia mengharapkan, International Ball Open Tournament bisa disejajarkan dengan Bali Open. "Ya namanya uji coba ya. Ini bagus banget untuk pembinaan atlet billiar DKI," tukasnya. [sam]


Komentar Pembaca
Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 19:56:00