Menkominfo : Hidup-Matinya Pers Tergantung Akurasi

Nusantara  SELASA, 10 OKTOBER 2017 , 21:37:00 WIB

Menkominfo : Hidup-Matinya Pers Tergantung Akurasi
RMOL. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengingatkan wartawan  agar terus meningkatkan kapasitas dan kualitas karya jurnalistik. Dia mengatakan bahwa hidup dan matinya pers serta media mainstream tergantung pada akurasi, bukan sekadar kecepatan.

"Kalau media hanya mengandalkan kecepatan, maka lambat laun akan ditinggalkan pembaca," ujarnya kepada Panitia HPN 2018 yang  dipimpin oleh Ketua Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Ilham Bintang di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin siang (9/10/2017).

Menkominfo Rudiantara juga mengatakan bahwa perjuangan tokoh pers di Era Pergerakan Nasional perlu disebarluaskan sehingga tidak hanya menjadi milik masyarakat pers tapi juga menjadi milik masyarakat Indonesia umumnya.

Kemenkominfo akan membantu renovasi museum tokoh-tokoh pers nasional. Diharapkan dalam Hari Pers Nasional (HPN) 2018 yang akan diselenggarakan di Padang, Sumatera Barat, Februari 201, ada proto type yang sudah bisa dinikmati masyarakat luas.

Sumatera Barat adalah penyumbang tokoh pers nasional di Era Pergerakan Nasional.

Dalam pertemuan dengan Panitia HPN 2018 itu Menkominfo Rudiantara mengatakan, pihaknya menyambut baik inisiatif tersebut.  "Saya rasa sudah saatnya kita memberikan perhatian pada peninggalan tokoh-tokoh pers nasional terutama yang dari Sumatera Barat. Ini adalah inisiatif yang sangat baik," ujar Rudiantara di kantornya.

HPN 2018 yang merupakan kegiatan terbesar masyarakat pers nasional akan diselenggarakan di Sumatera Barat pada tanggal 9 Februari 2018. Seperti biasa, sebelum acara puncak akan diselenggarakan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan kualitas karya jurnalistik dan pembangunan daerah.

"Perlu kita pikirkan bersama untuk membangun museum Pak Adinegoro, Pak Rosihan Anwar atau Ibu Rohana Kudus, dengan konsep kekinian dan tidak jadul agar diminati generasi muda," ujar Ilham menyebut beberapa di antara tokoh pers nasional dari Sumatera Barat.

Menteri Rudiantara mengatakan dirinya akan membantu untuk mencarikan pihak yang bisa men-develop sistem IT yang mumpuni untuk museum tokoh-tokoh pers nasional. Sementara masyarakat pers nasional dimintanya menyiapkan content museum yang ingin disampaikan ke masyarakat luas.[rel/pakho]




Komentar Pembaca
Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 19:56:00