Soekarno-Hatta Pernah Memimpin Indonesia dari Bangka

Pariwisata  KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 14:59:00 WIB

Soekarno-Hatta Pernah Memimpin Indonesia dari Bangka

Teguh dan Ratmida Dawam

RMOL.Provinsi Bangka Belitung dan Kota Pangkalpinang memiliki peranan besar terhadap awal kemerdekaan Republik Indonesia. Bung Karno dan Bung Hatta pernah menjalankan pemerintahan dan memimpin perlawanan dari Bangka saat diasingkan Belanda pada periode 1948-1949.

Keduanya ditangkap Belanda dan diasingkan ke Bangka antara Desember 1948 hingga Juli 1949. Presiden dan Wakil Presiden pertama itu dikembalikan ke Jogjakarta setelah perjanjian Roem-Royen yang mengakui Jogjakarta sebagai bagian dari Republik Indonesia, Mei 1949.

Sumbangan besar Bangka Belitung dan Pangkalpinang pada perjalanan sejarah bangsa diingatkan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Teguh Santosa saat memberikan sambutan pada jamuan makan malam di Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang, Rabu (11/10) yang dihadiri unsur pimpinan SMSI dari seluruh Indonesia.

Strategi menghadapi Belanda dalam perjanjian Roem-Royen disusun Bung Karno dan Bung Hatta dari pengasingan di Bangka. Sungguh tepat bila kini Kota Pangkalpinang menggunakan tagline Pangkalpinang Pangkal Kemenangan,” ujar Teguh yang juga Wakil Rektor Universitas Bung Karno (UBK) itu.

Teguh mendorong perusahaan media siber yang tergabung dalam SMSI untuk memberikan perhatian terhadap informasi-informasi bernilai historis seperti itu demi ikut memupuk kecintaan pada bangsa dan negara Republik Indonesia.

Pernyataan Teguh Santosa itu disambut tepuk tangan meriah peserta jamuan makan malam, tidak terkecuali Sekretaris Daerah Pangkalpinang Ratmida Dawam yang dalam kesempatan itu mewakili Walikota Muhammad Irwansyah.

Usai jamuan makan malam, Teguh Santosa dan rombongan berkesempatan mengunjungi Taman Sari atau Wilhemina Park yang berada di sebelah Rumah Dinas Walikota.

Di tengah taman itu, ada sebuah tugu yang dinamai Tugu Pergerakan Kemerdekaan untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia, khususnya Bangka, dalam mempertahankan kemerdekaan yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945. [rel/pakho]

Komentar Pembaca
Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 19:56:00