FMTL dan DPRD Curiga Ada "Mark Up" BBM Distaknanbunhut Rp1 M

Daerah  RABU, 18 OKTOBER 2017 , 11:54:00 WIB

FMTL dan DPRD Curiga Ada
RMOL. Forum Masyarakat Transparasi Lampung (FMTL) mencurigai adanya mark up penganggaran BBM  TA 2017 Rp1,13 miliar di Dinas Pertanian Perkebunan Pertanian dan Peternakan Kota Bandarlampung. Komisi II DPRD Kota Bandarlampung, BBM sebesar itu berpotensi mark up.

Sebagai pembanding, pembelian bahan bakar minyak (BBM) Dinas Perhubungan Rp301.370.586 dan Sekretariat DPRD yang memiliki kendaraan melebihi dinas tersebut menganggarkan Rp806.240.160. Distaknanbunhut harus transparan dalam pengelolaan dana rakyat,” kata Hary Kohar.

Apalagi, kata Koordinator MFTL itu, lahan untuk sektor pertanian semakin menyusut di Kota Bandarlampung. Jadi, buat apa saja pengadaan  bahan bakar minyak sampai Rp1 miliar lebih itu, katanya, Rabu (18/10/2017).

Dia membandingkan dengan anggaran pembelian BBM antara Distan dengan Dihub Kota Bandarlampung Rp301.370.586.Sekretariat DPRD yang memiliki kendaraan melebihi dinas hanya menganggarkan Rp806.240.160, katanya.

Tahun Angaran (TA) 2016, Dinas Pertanian Kota Bandarlampung menganggarkan pembelian BBM BBM) untuk tiga mobil pikep dan 32 sepeda motor Rp7.410.000.  Pembelian yang habis pakai rawan mark up dan penggelapan,” kata Hary Kohar.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bandar Lampung  M. Yusuf Erdiansyah Putra kepada Fajarsumatera.co.id, Minggu (15/10/2017), jika tidak dilakukan pengawasan terhadap penggunaanya serta dirinci dengan detail, terbuka peluang terjadinya mark up.

Politisi Hanura tersebut melihat sangat kontradiktif dengan jumlah kendaraan yang dimiliki Dinas Pertanian.Kalau kami lihat ini, anggaran kok besar sekali ya, untuk sebuah belanja BBM kendaraan yang dipunyai Dinas,” katanya.

Untuk itu,sambung Yusuf, pihaknya akan mengadakan rapat internal komisi terlebih dahulu guna mengagendakan hearing dengan Distan guna mempertanyakan anggaran yang dikelola hanya untuk membeli BBM.

Distan Kota Bandarlampung pada tahun anggaran 2017 mengalokasikan dana untuk peningkatan sarana dan prasarana aparatur dalam bentuk  pemeliharaan rutin atau berkala kendaraan dinas atau operasional BBM dan pelumas sebesar Rp1.137. 319. 572 dan RpRp.438. 175. 200. [pakho]


Komentar Pembaca
Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 19:56:00