SMSI Ajak Media Siber Tak Terjebak Lagi Kabar Hoax

Nusantara  MINGGU, 31 DESEMBER 2017 , 15:55:00 WIB

SMSI Ajak Media Siber Tak Terjebak Lagi Kabar Hoax

Teguh dan Firdaus

RMOL. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) mengajak media siber yang tergabung dalam wadah SMSI untuk tidak terjebak lagi pemuatan berita hoax, fitnah, maupun ujaran kebencian lewat momentum pergantian tahun 2017-2018.

Menurut Ketua Umum SMSI Teguh Santosa, seiring makin ramainya pengguna media sosial, ramai juga berseliwern berita-berita hoax, fitnah, dan ujaran kebencian. Tak sedikit dari kabar bohong dan ujaran kebencian itu menerobos masuk ke ruang redaksi, katanya.

Teguh mengatakan ada dua hal yang menyebabkan ruang redaksi kerap kebobolan dan ikut mendiseminasi kabar bohong dan ujaran kebencian, yakni kurangnya pemahaman pengelola media terhadap Kode Etik Jurnalistik serta kemampuan menghasilkan karya jurnalistik yang baik.

Kedua, ketidakmampuan pengelola redaksi menarik garis tegas agar terjaga dari kepentingan-kepentingan lain di luar kepentingan publik yang seharusnya menjiwai produk pers.

Walau masih memprihatinkan, Sekretaris SMSI Firdaus Ansueto mengajak pengalaman sepanjang tahun 2017jadik pelajaran berharga memasuki 2018. Pengurus Pusat SMSI mengingatkan tiga hal.

Pertama, SMSI mendorong perusahaan media siber yang bergabung dalam serikatnya terus meningkatkan pemahaman dan penghormatan terhadap Kode Etik Jurnalistik serta kemampuan wartawan dalam penulisan karya pers.

Kedua, mendorong perusahaan media siber yang menjadi anggota SMSI untuk terus-menerus mengkampanyekan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang dikeluarkan Dewan Pers.

Ketiga, tahun 2018 dipenuhi agenda politik lokal dan nasional. Masyarakat pers memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk ikut menciptakan proses politik yang demokratis, konstruktif dan produktif bagi bangsa dan negara.

Teguh Santosa dan Sekretaris SMSI Firdaus mengingatkan media yang tergabung dalam SMSI untuk membangun tradisi pers yang baik mulai tahun 2018. [Rel/Pakho]






Komentar Pembaca
Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 19:56:00