Bawaslu Nilai Sutono Langgar PANRB Deklarasi Cawagub Lampung

Politik  JUM'AT, 05 JANUARI 2018 , 02:29:00 WIB

Bawaslu Nilai Sutono Langgar PANRB Deklarasi Cawagub Lampung
RMOL. Ketua Bawaslu Lampung Fatikhatul Khoiriyah menilai Sutono telah melanggar Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tentang Netralitas PNS sehubungan sekda Provinsi Lampung itu ikut deklarasi pencalonannya sebagai wakil gubernur Lampung.

Fatikhatul Khoiriyah meminta Sutono mundur sebagai pegawai negeri sipil (PNS). "Beliau memang harus mundur," kata Fatikhatul Khoiriyah menjawab pertanyaan Lampungpro.com, Jumat pagi (5/1/2018).

Menurut kajian Bawaslu Lampung, katanya, Sutono melanggar berdasarkan Surat Menteri PANRB, tanggal 27 Desember 2017 yang merujuk pada Peraturan Pemerintah No.42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS.

PNS dilarang mendeklarasikan dirinya sebagai bakal calon kepala daerah/wakil kepala daerah, katanya.

Surat yang diteken Menteri PANRB Asman Abnur itu juga memberikan sanksi bagi PNS yang melanggar. Hukuman mulai sanksi penurunan pangkat hingga pemberhentian secara tidak hormat.

Forbes

Sebelumnya, Forum Bersama (Forbes) Masyarakat Lampung telah melaporkan pejabat ASN yang terlibat politik jelang Pilgub Lampung 2018 ke Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) dan lembaga negara lain ke Jakarta, 13 Desember 2O17.

Koordinator Forum Fitri Andi dan Sekretaris Forum Slamet Riyadi menyerahkan dokumen keterlibatan sejumlah ASN berupa video, foto-foto kegiatan, dan kliping berita media, serta bukti laporan yang sudah dilayangkan Forbes ke Bawaslu Lampung.

Kegiatan politik yang dilakukan sejumlah ASN Pemprov Lampung terjadi di acara HUT ke-46 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) 2017 dan Hari Bhakti Pekerjaan Umum (PU) ke-72 Tahun 2017 di Lapangan Korpri yang menyeret nama Kadis PUPR Provinsi Lampung Budi Dharmawan.

Selain itu, Kaban Pol PP Bandarlampung Cik Raden berkaitan pembaitan dukung salah satu bakal calon gubernur.[Pakho]

Komentar Pembaca
Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

Peran Indonesia Ke Rohingya Masih Minim

SELASA, 05 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

KPK Bisa Dibubarkan

KPK Bisa Dibubarkan

SENIN, 10 JULI 2017 , 21:00:00

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

Rekor! TNI AD 10 Kali Juara di ASAAM

SABTU, 08 JULI 2017 , 17:00:00

KAMIS, 31 AGUSTUS 2017 , 19:56:00