Media Siber Hendaknya Bebas Hoak dan Ujaran Kebencian Selama Pilkada

Nusantara  RABU, 10 JANUARI 2018 , 18:04:00 WIB

Media Siber Hendaknya Bebas Hoak dan Ujaran Kebencian Selama Pilkada

Teguh

RMOL. Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Teguh Santosa mengatakan media siber harus bebas hoax atau kabar bohong, fitnah dan ujaran kebencian selama penyelenggaraan Pilkada Serentak 2018 serta Pemilu dan Pilpres 2019.

"Ruang redaksi media siber menghormati Kode Etik Jurnalistik, berperan sebagai clearing house yang membantu masyarakat untuk mengetahui mana kabar bohong dan mana yang faktual,” lanjutnya.

Menurut Teguh, media siber juga berperan dalam mengeliminir ujaran kebencian yang bisa merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” demikian Teguh

Teguh Santosa dalam rilis yang diterima redaksi mengatakan pihaknya sudah berkomunikasi dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara tentang penyelenggaraan pilkada dan pemilu yang bebas dari kabar bohong dan ujaran kebencian.

Pak Menteri mengatakan, malam ini (Selasa, 9/1/2018, red) dirinya akan menggelar rapat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk memitigasi dan mengantisipasi hal-hal negatif dari media massa dalam proses pilkada,” ujar Teguh.


Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds