Golkar Lamteng Konsolidasi Menangkan Arinal-Nunik

Politik  SENIN, 15 JANUARI 2018 , 23:37:00 WIB

Golkar Lamteng Konsolidasi Menangkan Arinal-Nunik
RMOL. Musa Ahmad tak mau menyia-nyiakan waktu untuk meraih kemenangan Pilgub Lampung. Dia langsung konsolidasi dengan fraksi, pengurus harian, hingga pimpinan kecamatan demi kemenangan Arinal-Chusnunia sebagai paslongub Lampung, Senin (15/1/2018).

Musa Ahmad yang baru pekan lalu jadi plt ketua DPD II Golkar Lamteng konsolidasi membahas pemenangan paslon partainya. "Kawan-kawan sepakat menjalankan roda partai dengan konsolidasi, rekonsiliasi, dan revitalisasi partai," ujar Musa Ahmad.

Dia optimistis Arinal dan Chusnunia memenangkan Pilgub Lampung."Saya punya keyakinan, kita pasti menang,  tekat kita satu yakni menang. Saya yakin kalau kita terus berjuang bersama-sama," imbuhnya

Jika ada kader atau pengurus yang berkhianat, tidak melaksanakan perintah partai, Musa Ahmad tidak segan-segan untuk memecatannya.

"Kalau ada kader yang membelot, kita akan lakukan pemecatan," tegasnya.

Masuknya Kepala Daerah Lampung Tengah, dalam bursa pencalonan dalam Pilgub Lampung,  bukan menjadi persoalan yang akut di tubuh Golkar Lampung Tengah.

Golkar terus akan menerapkan cara berpolitik yang santun sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kami berharap kompetisi berlangsung sehat.Masyarakat punya hak menentukan pemimpinnya," ujarnya.

Musa Ahmad menegaskan jika terjadi pengrusakann alat peraga kampanye maka pihaknya akan mengambil jalur hukum agar pesta demokrasi ini berjalan dengan baik, sesuai dengan aturan yang ada.

"Kami akan melaporkan kepada pihak yang berwajib jika terdapat pengrusakan alat peraga kampanye," ujar Musa.

Direncanakan, calon gubernur dan wakil gubermur Lampung,  Arinal Djunaidi - Cusnunia Chalim, akan deklarasi di Kabupaten Lampung Tengah. Diperkirakan, acara tersebut, akan dihadiri 30 ribu warga.

Direncanakan, deklarasi pasangan tersebut akan dihadiri oleh semua ketua umum partai koalisi, yakni Airlangga Hartarto, Muhaimim Iskandar, dan Zulkifli Hasan.

"Saya belum tau persis, karena ini baru wacana yang dilempar ke kami," katanya. [JAYA]

Komentar Pembaca
Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

Belajar Dari Anjloknya Lira Turki

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 19:00:00

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

Partai Demokrat Musuh Dalam Selimut

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 11:00:00

SBY Dihajar Lawan Politik?

SBY Dihajar Lawan Politik?

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 , 11:00:00