Pilgub Lampung 2018

Survei Rakata Menggiring Opini dan Asal-asalan

Politik  KAMIS, 12 APRIL 2018 , 20:29:00 WIB | LAPORAN:

Survei Rakata Menggiring Opini dan Asal-asalan

Yusdianto/RMOLLampung

RMOL.Hasil Survei Rakata Institute terkait kandidat Gubernur Lampung 2019-2024 terindikasi sekedar kampanye menggiring opini publik terhadap salah satu kandidat dan asal-asalan.

"Mempublikasikan hasil survey secara terbatas terhadap media massa, sama artinya ingin menggiring opini publik untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas dari salah satu kandidat," ujar Yusdianto menanggapi hasil survey yang hanya dirilis beberapa media, kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (12/4) malam.

Yusdianto mempertanyakan, apa alasan lembaga Rakata Institute menyebutkan ‘Pilkada tanpa petahana’. Padahal masyarakat mengetahui bahwa pilgub tahun ini diikuti oleh empat pasangan calon, termaksud petahana. "Ini kan asal-asalan,” ujarnya.

"Konfrensi persnya saja hanya mengundang tujuh media, ada apa? Kan janggal sekali. Baru pertama kali ada lembaga survey yang mempublikasikan hasil surveynya, membatasi media yang hadir,” ujarnya.

Kata Yusdianto, berdasarkan hasil survey yang diperolehnya, dalam penilaian kualitas personal calon, Rakata Institute menyebutkan bahwa sifat kepemimpinan terpenting harus dimiliki calon Gubernur/Wakil Gubernur Lampung, yakni Jujur dan bersih dari korupsi mencapai 50,30 persen. Kemudian, penilaian kedua, peduli atau perhatian pada rakyat mencapai 36,10 persen.

"Ini kan aneh. Publik mengetahui, misalnya sosok petahana  Ridho Ficardo tidak pernah berurusan masalahan hukum terkait korupsi. Sementara publik juga mengetahui bahwa kandidat lainnya pernah dipanggil aparat hukum terkait dugaan korupsi,” ujar Yusdianto.

Kata akademisi dari Fakultas Hukum Unila ini, belum hilang dalam ingatan publik, cagub Arinal Djunaidi selain pernah didemo ormas eL-SAK Lampung di depan gerbang Kantor Kejati Lampung terkait dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan APBD 2015 dibeberapa biro saat  Arinal menjabat sebagai Sekdaprov Lampung, juga pernah dipanggil kejaksaan.

"Media massa kan sudah memberitakan, status kasusnya kan sudah ditingkatkan? Apa ini yang disebut bersih dari dugaan korupsi?,” ujar Yusdianto.

Yusdianto menjelaskan, publik tinggal menggunakan mesin pencari, calon wakil gubernurnya Arinal, Chusnunia Chalim juga pernah diperiksa KPK  terkait kasus dugaan korupsi di Direktorat Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P2KTrans).

"Ketika itu Chusnunia kapasitasnya sebagai  anggota DPR RI Komisi IX,” terangnya.

Selain itu, kita juga mengetahui bahwa Wali Kota Bandar Lampung Herman HN pernah diperiksa Kejaksaan Agung di Jakarta terkait dengan kasus dugaan korupsi Perizinan Reklamasi Teluk Lampung. Sementara calon gubernur Mustafa telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus suap ke pihak DPRD Lampung Tengah untuk memuluskan langkah peminjaman Rp 300 miliar ke PT SMI,” terang Yusdianto.

Dalam konteks ini, lanjut Yusdianto, ada pertentangan kesimpulan data dalam hasil survei Rakata. Sepatutnya, hal-hal seperti ini dijelaskan dengan terang benderang oleh mereka.”

Yusdianto berharap, lembaga penyelenggara pemilu, pengawsa pemilu dan lembaga penegak hukum lainnya dapat mengawal dengan baik pelaksanaan Pilkada di Lampung.

"Penting bagi pembangunan Lampung, praktik politik uang dalam Pilkada harus ditumpas,” tegasnya.

Seperti diketahui, Rakata Institute merilis hasil survey mereka pada Kamis (12/4) sore. Rakata hanya mengundang tujuh media yang dianggap sebagai mitra kerja mereka.[don]


Komentar Pembaca
Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

RABU, 18 JULI 2018 , 13:00:00

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

SENIN, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

Solusi RR Soal Dana Parpol Bernas!

SENIN, 16 JULI 2018 , 13:00:00

Dugaan Politik Uang Di Pilgub Lampung

Dugaan Politik Uang Di Pilgub Lampung

MINGGU, 08 JULI 2018 , 07:35:00

Peringati Al Quds Day

Peringati Al Quds Day

JUM'AT, 08 JUNI 2018 , 19:27:00