IKA Unila Desak Evaluasi Profesionalitas Aparat Paskatragedi Bom

KAMPUS  SELASA, 15 MEI 2018 , 11:01:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

IKA Unila Desak Evaluasi Profesionalitas Aparat Paskatragedi Bom

Prof. Irwan Effendi/Net

RMOLLampung. Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Alumni Universitas Lampung (PP IKA Unila) mendesak pemerintah untuk segera mengevaluasi sinergitas dan profesionalisme BIN, Polri, dan TNI atas tragedi bom di Jawa Timur.

Alasan IKA Unila, potensi terorisme dapat dideteksi secara dini serta mengambil tindakan cepat dan tegas tehadap segala bentuk teror dengan pemberdayaan seluruh perangkat negara.

"Agar tidak terjadi lagi tragedi kemanusiaan akibat ulah teroris," ujar Ketua Harian IKA Unila Prof. Dr. Ir. Irwan Effendi.

Desakan IKA Unila tersebut tertuang dalam poin keempat pernyataan sikap IKA Unila yang mengutuk keras tindakan teroris atas terjadinya tragedi bom bunuh diri di tiga gereja, Surabaya, dua hari lalu.

IKA Unila mengucapkan turut berduka cita yang sangat mendalam bagi para korban dan keluarganya, kata Irwan Effendi didampingi Sekretaris Umum IKA Unila Habibullah Jimad.

Menurut Bang Irwan, panggilannya, teroris bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, dan nilai - nilai kemanusiaan universal. "Kami juga meyakini tidak ada satu agama pun yang membenarkan terorisme," ujarnya.

IKA Unila mengutuk dengan keras tindakan teroris di Surabaya dan dimanapun juga di negeri tercinta Indonesia. Alumni Unila mendukung aparat hukum mengungkap jaringan teroris hingga ke akar-akarnya. [hms]

Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

BENANG MERAH (EPS.151): Tak Ada Paslon Yang Tak Retak
Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 18:00:00