Rektor Unpad: Capaian World Class University Harus Dipertahankan

KAMPUS  JUM'AT, 08 JUNI 2018 , 16:24:00 WIB

Rektor Unpad: Capaian World Class University Harus Dipertahankan

Tri Hanggono Achmad/Net

RMOLLampung. Universitas Padjadjaran berhasil menorehkan prestasi di tingkat dunia. Prestasi itu adalah masuk peringkat di rentang 651-700 universitas terbaik dunia tahun 2019 versi QS World University Rankings.

Indikator yang dilihat dari lembaga pemeringkat itu adalah academic reputation, employer reputation, citations per faculty, faculty student, international faculty, dan international students. Penilaian ini dilakukan terhadap 1.233 perguruan tinggi yang ada di dunia.

Dilansir Kantor Berita Politik RMOL, Rektor Universitas Padjadjaran Prof Tri Hanggono Achmad menilai, prestasi ini merupakan bentuk pengakuan atas kinerja nyata yang dilakukan Unpad.

Terpenting dari capaian ini adalah progres kinerja Unpad harus terus ditingkatkan. Peringkat dunia tersebut juga harus menjadi pendorong bagi Unpad untuk berkinerja lebih baik lagi.

Yang lebih penting kalau sudah diakui harus kita pertahankan. Harus menjadi pendorong kita untuk lebih maju,” kata Rektor Hanggono sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Kamis (7/6).

Kata dia, capaian ini juga menunjukkan bahwa Unpad telah menjadi world class university atau diakui secara internasional.

Kalau target di visi kita masuk menjadi world class university, artinya kalau sudah masuk liga ini sudah world class sebetulnya. Tinggal kita harus pertahankan bahkan kita tingkatkan,” tukasnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang Tata Kelola, Perencanaan, dan Sistem Informasi Unpad Dr. Sigid Suseno mengungkapkan bahwa peringkat tersebut merupakan salah satu capaian dari reformasi birokrasi yang dilakukan Unpad.

Menurutnya, reformasi birokrasi yang dilakukan telah mentransformasi kemandirian dan keunggulan untuk kemaslahatan masyarakat.

Semangat untuk reformasi birokrasi membawa Unpad mencapai hasil yang baik pada pemeringkatan dunia menurut QS World University Rankings, sebuah lembaga pemeringkatan universitas yang bereputasi,” katanya.

Namun begitu, Sigid mengingatkan bahwa capaian itu bukan tujuan akhir dari proses reformasi birokrasi tersebut. [try]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Sejumlah Tokoh Nasional Hadiri Hari Jadi <i>RMOL Bengkulu</i>
Dua Korea dalam Satu Meja

Dua Korea dalam Satu Meja

JUM'AT, 27 APRIL 2018 , 14:49:00

UBK dan Iran Jalin Kerjasama

UBK dan Iran Jalin Kerjasama

RABU, 25 APRIL 2018 , 15:57:00