Ratusan Ribu Wisatawan Serbu Pantai Di Banten

Pariwisata  RABU, 20 JUNI 2018 , 22:13:00 WIB

Ratusan Ribu Wisatawan Serbu Pantai Di Banten
RMOLLampung. Sampai dengan Selasa (19/6), wisatawan yang menghabiskan waktu libur lebaran di pantai terbuka yang ada di empat kabupaten dan kota di Banten tercatat mencapai 125 ribu lebih.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati, Rabu (20/6). Menurut Eneng, data tersebut versifat sementara atau sampai dengan hari Selasa petang dengan total mencapai 125. 983orang.

Menurut Enen, seperti dikutip Kantor Berita RMOLBanten, selain masyarakat setempat atau Banten yang berkunjung, tak sedikit warga DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) yang masuk kawasan wisata pantai.

"Masih didominasi wisatawan dari dalam provinsi. Tapi tak sedikit dari DKI Jakarta dan Jawa Barat," imbunya.

Secara rinci lanjut Eneng, kunjungan wisatawan 125 ribu lebih tersebut datang di obyek wisata yang ada di Kota Cilegon sebanyak 5. 223 orang, Kabupaten Serang 45.957 orang, Pandeglang 44. 493 orang dan Lebak 30.310 orang.

"Pantai Anyer dan Cinanka di Kabupaten Serang, Carita di Pandeglang dan Pantai Sawarna di Kabupaten Lebak masih jadi primadona tujuan masyarakat menghabiskan waktu libur lebarannya," ungkapnya.

Sementara Ketua Badan Penyelamat Wisatatirta (Balawista) Provinsi Banten, Ade Ervin menerangkan, animo masyarakat berlibur di sejumlah pantai di Banten masih tinggi.

"Paling ramai saat hari Minggu dan Senin kemarin. Dan prediksi sampai dengan besok, akan terus memadati pantai-pantai," ujarnya.

Sejauh ini lanjut Ade, pengunjung yang datang mengikuti aturan dan imbauan yang disampaikan pengelola objek wisata dan Balawista.

"Alhamdulillah sampai sekarang tidak ada korban tenggelam atau terseret ombak laut. Dan mudah-mudahan tidak ada sama sekali," jelasnya.

Namun dia mengakui, banyak anak kecil terpisah dari keluarganya saat bermain-main di pinggir pantai atau jajan di warung-warung.

"Ada, tapi mereka anak-anak yang terpisah itu berhasil kami pertemukan dengan orang tuanya. Mungkin karena saking ramainya, sehingga anak dan orang tua jadi terpisah," ungkapnya.[try]

Komentar Pembaca
Rumah Politisi PKS Dilempar Bom Molotov

Rumah Politisi PKS Dilempar Bom Molotov

KAMIS, 19 JULI 2018 , 13:00:00

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

Menteri Enggar Urus Telur Saja Tidak Becus!

RABU, 18 JULI 2018 , 13:00:00

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

Negara Merugi, Jokowi Ikut Menikmati?

SENIN, 16 JULI 2018 , 15:00:00

Dugaan Politik Uang Di Pilgub Lampung

Dugaan Politik Uang Di Pilgub Lampung

MINGGU, 08 JULI 2018 , 07:35:00

Peringati Al Quds Day

Peringati Al Quds Day

JUM'AT, 08 JUNI 2018 , 19:27:00