Gender Based Violence Dalam Ranah Kontruksi Sosial

Oleh Rismayanti Borthon

Opini  RABU, 01 AGUSTUS 2018 , 08:03:00 WIB

Gender Based Violence Dalam Ranah Kontruksi Sosial
GENDER Based Violence atau dalam makna lain adalah kekerasan seksual, menjadi sisi lain dari kisah hidup seorang perempuan, terlebih sampai pada indikasi teror pada anak-anak di bawah usia.

Tidak hanya Indonesia, kekerasan seksual menjadi problem universal, dimana setiap negara menyimpan kisahnya sendiri-sendiri tentang kekerasan seksual.

Komisi Nasional (Komnas) Perempuan mencatat sebanyak 348.446 Kasus kekerasan terhadap  perempuan terjadi di Indonesia, baik yang dilaporkan maupun ditangani sepanjang tahun 2017.

Situs unwomen.org mencatat ada 35 persen wanita seluruh dunia mengalami kekerasan seksual. Kekerasan tersebut dilakukan oleh pasangannya maupun orang lain.

Wanita yang telah dianiaya secara fisik atau seksual oleh pasangannya berpotensi dua kali lipat lebih besar melakukan aborsi atau mengalami depresi.


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds