Kerajaan Purba Pakpak Dari Simalungun Diusulkan Masuk FSKN

Budaya  RABU, 08 AGUSTUS 2018 , 22:03:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Kerajaan Purba Pakpak Dari Simalungun Diusulkan Masuk FSKN
RMOLLampung. Kerajaan dari Istana Purba Pakpak di Kabupaten Simalungun diusulkan masuk menjadi bagian Forum Silaturahmi Kebudayaan Nusantara (FSKN). Usulan ini disampaikan oleh beberapa perwakilan keturunan marga Purba Pakpak dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Pembina FSKN, Letjend TNI (Purn) Nono Sampono di Gedung DPD RI, Jakarta.

Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba, keturunan Raja Purba Pakpak seperti Arifin Purba Pakpak, Alison Purba, Marim Purba dan Tonny Saritua Purba Pakpak.

"Dalam pertemuan tersebut kita meminta arahan mengenai syarat agar diregister dalam FSKN," kata Tonny Saritua Purba Pakpak.

Ia menambahkan, dalam pertemuan tersebut mereka mendapat informasi agar mempersiapkan beberapa hal yang akan mendukung proses registrasi Kerajaan Purba Pakpak dalam FSKN. Hal tersebut yakni bukti aset keberadaan Kerajaan Purba Pakpak baik istana maupun bentuk fisik lain yang akan menjadi bukti adanya kerajaan tersebut. Kemudian cerita sejarah terkait kerajaan tersebut, legalitas adat salah satunya seperti perkumpulan (punguan) sebagai syarat menjadi member termasuk struktur silsilah keturunan dari kerajaan tersebut.

"Artinya kita akan mengupayakan semua syarat itu. Ini akan kita sampaikan kepada pengurus perkumpulan (tuppuan) Purba Pakpak," ujar Tonny.

Kehadiran beberapa perwakilan dari marga Purba Pakpak ini menurut Tonny sangat diapresiasi oleh Nono Sampono. Ia bahkan menjadwalkan kunjungan langsung ke Rumah Bolon Purba Pakpak di Pematang Purba, Kabupaten Simalungun bersama dengan Parlindungan Purba pada 7 September 2018 mendatang. Bagi Purba Pakpak, agenda ini menurut Tony sangat penting mengingat kunjungan ini akan semakin meyakinkan Nono tentang Kerajaan Purba Pakpak yang ada di tanah Habonaron Do Bona.

"Kita sangat berharap ini awal baik untuk memperkenalkan Kerajaan Purba Pakpak kepada masyarakat Indonesia sekaligus kita berharap dapat ikut serta dalam Kirab Kebudayaan pada Oktober 2018 di Sumenep, Madura," demikian Tonny Saritua Purba Pakpak.[hms]

Komentar Pembaca
Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

BENANG MERAH (EPS.151): Tak Ada Paslon Yang Tak Retak
Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 18:00:00