JKEL Sudah Bahas 16 Ha Taman Wisata Alam GAK Dengan Men-LKH

Pariwisata  SENIN, 27 AGUSTUS 2018 , 07:21:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

JKEL Sudah Bahas 16 Ha Taman Wisata Alam GAK Dengan Men-LKH

Almuheri/RMOL Lampung

RMOLLampung. Jaringan Lingkungan Ekosistem Lampung JKEL membahas usulan perubahan fungsi sekitar 16 Ha GAK untuk pariwisata dengan Kemen LHK di Jakarta, 28 Desember 2017.

Menurut Ketua JKEL Almuheri Ali Paksi, berdasarkan evaluasi BKSDA Bengkulu diproyeksikan 16 Ha untuk perubahan fungsi jadi taman wisata alam atau TWA. ”Pengelolanya tetap BKSDA,” kata Almuheri.

Lahan 16 Ha tersebut terbagi lima hektare daratan untuk pendakian dan 11 Ha untuk pendaratan kapal, ujarnya kepada RMOL Lampung, Senin (27/8).

Oleh karena itu, Ketua Watala Edy Karizal yang menjadi bagian JKEL merasa heran dengan seminar yang diadakan Dinas Pariwisata Lampung yang masih berwacana menjadikan sebagian GAK sebagai kawasan wisata.

Dinas Pariwisata ibarat membahas halaman rumah orang yang sebenarnya apapun yang dibahas semua kembali tergantung kepada yang punya rumah, yaitu Pemerintah Pusat, katanya.


Komentar Pembaca
Mabes Polri Sambangi Redaksi RMOL

Mabes Polri Sambangi Redaksi RMOL

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 06:27:00

The ads will close in 10 Seconds