Akan "Dibersihkan", Korban Penggusuran Pasar Griya Hengkang Lagi

Daerah  JUM'AT, 14 SEPTEMBER 2018 , 19:32:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Akan
RMOLLampung. Nasib 28 KK atau 120 orang korban penggusuran Pasar Griya makin terpuruk. Sebulan menginap di DPRD Bandarlampung, mereka terpaksa hengkang lagi ke Pasar Tempel Sukarame.

Beberapa anggota DPRD Bandarlampung mendatangi warga dan mengatakan tempat mereka selama ini akan ”dibersihkan” Pol PP, kata Junaidi di Kantor LBH Bandarlampung, Jumat (14/9).

Dijelaskannya, anggota DPRD yang bertandang ke tenda mereka Rabu (12/9) membujuk warga untuk menerima tawaran dari Pemkot Bandarlampung sekaligus memberitahukan akan ada ”pembersihan” tempat mereka.

"Kami masih trauma dengan penggusuran dan tidak mau jatuh korban lagi. Terpaksa, kami pindah mencari tempat untuk tinggal,” jelasnya.

Mereka bersama anak-anaknya yang putus sekolah kini tinggal menempel di kios-kios Pasar Tempel Sukarame, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.

Sudah sebulan, warga yang tergusur dari bekas Pasar Griya, Sukarame, ”mengungsi ke halaman DPRD Kota Bandarlampung.

Komentar Pembaca
Mabes Polri Sambangi Redaksi RMOL

Mabes Polri Sambangi Redaksi RMOL

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 06:27:00

The ads will close in 10 Seconds