Refleksi Dari Kasus Ratna Sarumpaet

Pemerintah Gagal Paham Esensi Bernegara Akibat Setumpuk Nalar Orba Di Istana

Oleh Natalius Pigai

Opini  RABU, 03 OKTOBER 2018 , 06:29:00 WIB

Pemerintah Gagal Paham Esensi Bernegara Akibat Setumpuk Nalar Orba Di Istana
PASTI banyak yang berprasangka kejam judul tulisan ini. Sangat wajar, saya menulisnya berangkat dari peristiwa yang dialami Ratna Sarumpaet yang bisa diduga terkait aktivitasnya sebagai oposisi.

Demikian pula jika dikaitkan dengan pernyataan capres 2019 tentang pernyatan perang yang mengancam pihak oposisi. Meskipun dugaan ini harus dibuktikan oleh penegak hukum.

Judul ini tidak begitu saja jatuh dari langit, ada akar historisnya dan tidak ironis karena andas pijak lahirnya sebuah negara, termasuk Indonesia, yakni untuk melindungi warga dari ancaman antarindividu (homo homini lupus), bukan negeri monster Leviathan untuk menerkam rakyat (Thomas Hobes).

Negara kita yang lahir karena adanya sumpa pemuda menyatakan kehendak antar individu melahirkan pejanjian berdirinya sebuah negara bangsa (pactum unionis), maka kedaulatan sepenuhnya berada ditangan rakyat (John Locke).

Harus disadari oleh Presiden Jokowi bahwa negara ini tidak pernah dilahirkan karena adanya penjanjian antara rakyat dan negara (pactum subjectionis) maka negara tidak bisa serta merta mengatur sesuai kehendak pribadi, presiden memiliki ruang terbatas yang dibatasi okeh kekuasan yang bersumber dari konstitusi.


Komentar Pembaca
Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

Memperingati 7 Tahun Kematian Kim Jong Il

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds