Ketika ”Sang Bocah” Bawa Keranda Ke Ruang Rektorat

Oleh Herman Batin Mangku

Opini  SABTU, 06 OKTOBER 2018 , 06:52:00 WIB

Ketika ”Sang Bocah” Bawa Keranda Ke Ruang Rektorat
SEORANG bocah pasti akan protes terhadap orangtuanya jika sang orangtua melakukan sesuatu yang pernah disampaikan tak sesuai dengan apa yang dilakukan sang orangtua.

Alamiah sekali, naluriah, seorang anak akan menerima seperti gelas kosong ketika dituangkan air oleh orang yang mereka percaya, panutan, guru, dan pelindungnya.

Hal ini barangkali yang sedang terjadi di Universitas Lampung. Para mahasiswa protes terhadap ”bapaknya”, rektorat, yang dianggap diskriminatif dan politis.

”Anak-anak itu sudah lumayan menampung banyak teori tentang banyak hal, termasuk HAM dan demokratisasi pascareformasi 20 tahun lalu. Mereka belum terkontaminasi kepentingan.

Mereka kini protes kedua hal tersebut kepada bapaknya”. Mereka merasa telah diperlakukan diskriminatif dan tidak demokratis oleh pihak kampus, oleh bapaknya sendiri.


Komentar Pembaca
Fakta Dan Pertanyaan Soal Pertemuan

"Surplus" Versus Beras Busuk Di Gudang

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019

Urip Prasojo Lan Sakmadyo

Urip Prasojo Lan Sakmadyo

RABU, 20 FEBRUARI 2019

Gema Mendunia

Gema Mendunia

RABU, 20 FEBRUARI 2019

Diserang Di Debat, Prabowo Makin Banjir Simpati
Debat Dalam Bus

Debat Dalam Bus

SELASA, 19 FEBRUARI 2019

Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan

Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 20:00:00

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds