Soal Tanda Tangan Palsu Cendrung Dikembalikan Ke Johan Dan Fraksi

Politik  SENIN, 12 NOVEMBER 2018 , 19:15:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Soal Tanda Tangan Palsu Cendrung Dikembalikan Ke Johan Dan Fraksi
RMOLLampung. Kasus dugaan pemalsuan tanda tangan Johan Sulaiman belum juga jelas muaranya. Dedi Afrizal, ketua DPRD Lampung, berencana meminta pendapat lebih dulu Johan serta menyerahkan sikap kepada frasi.

Dedi Afrizal, Senin (12/11), mengatakan kepada media akan lebih dulu meminta pendapat Johan Sulaiman, wakil ketua DPRD Lampung, sebagai pihak yang dirugikan atas pemalsuan tanda tangannya pada surat RDP Timsel Sekdaprov Lampung.

Langkah selanjutnya, pimpinan DPRD Lampung kemudian meminta tanggapan pimpinan fraksi sebelum menggelar sidang paripura keputusan dugaan pemalsuan tanda tangan dengan cara men-scan tersebut.

Saat ini, katanya, Badan Kehormatan DPRD Lampung juga baru memberitahukan secara lisan hasil pemeriksaan terhadap para saksi, termasuk Johan Sulaiman serta Ketua Komisi I Ririn Kuswantari dan stafnya.

Dia mengatakan masih menunggu dokumen resmi dari badan kehormatan (BK) DPRD.


Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds