Sudirman Said: Check And Balance Lemah, Korupsi Marak

RAGAM  SABTU, 01 DESEMBER 2018 , 12:28:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Sudirman Said: Check And Balance Lemah, Korupsi Marak
RMOLLampung. Korupsi ancaman besar Bangsa Indonesia. Politisi Partai Gerindra, Sudirman Said, menilai maraknya korupsi akibat lemahnya check and balance dari lembaga negara.

Sekitar lima pimpinan lembaga tinggi negara, 229 anggota DPR/DPRD, 29 menteri/kepala lembaga, 91 kepala daerah dan 30 penegak hukum terkena kasus korupsi. katanya seperti dilansir Kantor Berita RMOL.

"Kita sedang mengalami pengendoran check and balance," ujar mantan Menteri ESDM itu dalam diskusi dengan "Masih Bisakah Berantas Korupsi?" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (1/12).

Menurut Sudirman, lemahnya check and balance karena lemahnya fungsi kepemimpinan.

"Sentralistik, feodalistik, menimpa leadership kepemimpinan nasional hari ini," kata dia.


Komentar Pembaca
Fakta Dan Pertanyaan Seputar Pertemuan Jokowi-Moffet

Fakta Dan Pertanyaan Seputar Pertemuan Jokowi-Moffet

JUM'AT, 22 FEBRUARI 2019 , 17:00:00

Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan

Gugatan Kisman Ke Surya Paloh Tak Mudah Didamaikan

KAMIS, 21 FEBRUARI 2019 , 20:00:00

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

The ads will close in 10 Seconds