Apa Yang Paling Ditakuti Dari Reuni 212?

Oleh Hersubeno Arief

Opini  MINGGU, 02 DESEMBER 2018 , 21:50:00 WIB

Apa Yang Paling Ditakuti Dari Reuni 212?
ANGIN perubahan (wind of change) itu sepanjang pagi hingga siang hari ini, Ahad (2/12)  berhembus kencang dari arah Lapangan Monas, Jakarta.

Hembusannya pasti terasa sangat kuat menelusup dan menebus ruang-ruang Istana Kepresidenan yang lokasinya hanya berjarak sepelemparan batu di sebelah Utara.

Angin Selatan itu bahkan sesungguhnya sudah mulai terasa sejak sore, malam, hingga dinihari. Ketika massa mulai berbondong-bondong mendatangi lapangan Monas  dari berbagai arah penjuru mata angin.
Mereka tidak hanya hanya datang dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek), namun datang dari berbagai kota di seluruh Indonesia, bahkan juga kota-kota di dunia.

Mereka merangsek ke pusat jantung kekuasaan di Indonesia.
Romantisme dan kerinduan pada suasana Aksi 212 dan dorongan keras angin perubahan,  membawa mereka datang berbondong-bondong dengan menggunakan berbagai moda transportasi darat, laut dan udara menuju Monas.


Komentar Pembaca
Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Pertemuan Wartawan Dunia 2019

Pertemuan Wartawan Dunia 2019

SENIN, 01 APRIL 2019 , 17:46:00

The ads will close in 10 Seconds