Erick Tohir, Antara Jokowi Dan "Harian Republika"

Opini  KAMIS, 06 DESEMBER 2018 , 12:17:00 WIB

Erick Tohir, Antara Jokowi Dan
ERICK Thohir, pemilih Harian Umum Republika, hari ini, Kamis (6/12), menulis opini pendek berjudul : Saya, Republika, dan 212. Tulisan respon banyaknya media yang tidak menyiarkan secara proporsional Reuni Akbar  212.

Sejumlah wartawan senior secara keras menyoroti itu dan melakukan kritik terhadap hal itu. Wartawan senior, Hersubeno Arief, yang sekarang menjadi konsultan politik dan media, menulis : Bunuh Diri Pers Indonesia.

Wartawan senior lainnya, Ilham Bintang yang juga penasehat PWI saking kecewanya sampai menyatakan "rakyat telah mencabut media mainstream dari sanubarinya!”

M Nigara, wartawan senior yang sering memandu acara tinju di stasiun televisi, menulis dalam nada pilu dan nelangsa : Netralitas seperti tersapu gelombang. Keberpihakan menjadi terang-benderang. Fakta di depan mata, bukan lagi berita. Mereka telah mengubah jatidiri kewartawanan menjadi pedagang. Mereka telah mengkhianati kejujuran.
Setiap media, kata Erick, punya kebijakan redaksinya masing-masing yang harus dihormati. Republika memilih menyajikan reuni 212 di halaman satu secara simpatik.

Kebijakan editorial ini diambil karena bagaimanapun yang berkumpul dalam reuni tersebut adalah juga anak bangsa. Patut disyukuri, reuni yang melibatkan massa dalam jumlah besar itu berjalan damai dan tertib.

Komentar Pembaca
4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Mabes Polri Sambangi Redaksi RMOL

Mabes Polri Sambangi Redaksi RMOL

RABU, 17 OKTOBER 2018 , 06:27:00

The ads will close in 10 Seconds