KPK Resmi Operasionalkan "Whisteblower System"

Nusantara  SENIN, 10 DESEMBER 2018 , 05:14:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

KPK Resmi Operasionalkan
RMOLLampung. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengintensifkan peran dari whistleblower system untuk menguak sejumlah kasus korupsi yang melibatkan pejabat.
Lembaga antirasuah itu melihat whistleblower system penting untuk memberikan laporan adanya tidak pidana korupsi ke KPK.

"Whistleblower system ini memanfaatkan orang dari internal maupun masyarakat dari luar untuk memberikan laporan kepada kami," kata Ketua KPK Agus Raharjo seperti diberitakan Kantor Berita Politik RMOL, Minggu, (9/12).

Menurut Agus, KPK mulai resmi mengoperasionalkan mekanisme whistleblowing system sekaligus menandai peringatan Hari Antikorupsi Internasional, 9 Desember 2018.

Agus mengatakan, sistem itu dapat memanfaatkan sejumlah instrumen penegakan hukum yang kini disediakan oleh negara, seperti Kejaksaan Agung, Polri, KPK, dan Ombudsman, sesuai dengan tingkatan kasus yang ingin diselesaikan.

"Tinggal 'whistleblowing system' ini mau buat laporan ke mana, ada yang selesai di tingkat daerah, kalau maju lebih besar lagi bisa diselesaikan ke daerah, Polri, KPK, Kejagung, Ombudsman, dan lainnya. Silakan pilih mekanisme itu," ujarnya.

Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds