BPK Dan KPK Harus Usut Indikasi Kerugian Divestasi Freeport

Ekbis  RABU, 26 DESEMBER 2018 , 21:46:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

BPK Dan KPK Harus Usut Indikasi Kerugian Divestasi Freeport
RMOLLampung. Saham anak usaha Freeport McMoran, PT Freeport Indonesia, akhinya resmi beralih lewat divestasi 51,2 persen melalui PT Inalum ke Indonesia. ProDem melihat ada indikasi kerugian negara.
Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Syafti Hidayat mengatakan adanya indikasi kerugian negara dalam divestasi saham perusahaan tambang emas di Papua itu.

Menurut dia, divestasi itu menambah beban utang. Apalagi kontrak karya Freeport akan berakhir tahun 2021. "Lebih baik menunggu dua tahun lagi," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/12).

Aktivis yang akrab disapa Uchok ini meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit potensi kerugian negara dalam divestasi saham PTFI.

"KPK juga harus usut tuntas kasus ini jika ada kerugian negara," tambahnya.[hms]

Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds