Para Oposan "Kelonjotan" Massal Lewat Divestasi Freeport

Oleh Aris Mohpian

Opini  KAMIS, 27 DESEMBER 2018 , 14:43:00 WIB

Para Oposan

Aris Mophian

SAYA sebenarnya malas mengomentari soal divestasi saham PT Freeport Indonesia (PFI). Emang lucu negeri kita. Dulu, tidak ada yang protes ketika Soeharto memberikan konsesi kepada PFI untuk mengambil emas seenaknya.

Pemerintahan Soeharto, dengan kesadarannya hanya meminta (catat : meminta bukan diminta) saham di bawah 10%. PFI sudah mengeruk keuntungan, dari tambang terbesar ketiga dunia ini, selama lebih dari 50 tahun.

Keuntungan lain, dalam klausul dituliskan bahwa PFI diberi hak untuk memperpanjang kontrak selama 2 kali 10 tahun.  Ketika nanti Kontrak Karya (KK) berakhir pada 2021.

PFI masih diberikan konsesi selama 20 tahun,  yg berakhir pada 2041.
Anehnya, rakyat selama itu diam saja atas ulah bodoh Soeharto. Tidak berani memprotes.

Sekarang, tiba-tiba sekelompok orang kelojotan, marah-marah ketika Jokowi merebut PFI dengan kepemilikan saham mayoritas : 51%.

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds