Pansus DPR RI Bisa Membatalkan Divestasi Freeport

Ekbis  KAMIS, 27 DESEMBER 2018 , 15:22:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Pansus DPR RI Bisa Membatalkan Divestasi Freeport
RMOLLampung. Transaksi pengambilalihan saham PT Freeport Indonesia (PTFI) senilai Rp. 55,8 triliun terlampau tinggi. Apalagi sebenarnya pemerintah dapat menguasai perusahaan tambang emas di Papua itu secara gratis.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengaku heran dengan langkah pemerintah terkait divestasi PTFI.

Sebab, selama puluhan tahun bangsa ini seakan sudah terzalimi oleh perusahaan asal Amerika Serikat itu dengan terus mengeruk kekayaan alam di Papua.
Namun bukannya menunggu hingga Kontrak Karya (KK) habis dan mengambilalih secara gratis, pemerintah malah membayar uang Rp. 55,8 triliun.

"Mosok mau diminta kita malah bayar Rp. 50-an triliun. Bayar 5 triliun aja kebanyakan kok. Pakai duit utang pula," kata dia saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (27/12).

Sebelumnya, Ketua Komisi VII DPR, Gus Irawan Pasaribu mewacanakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Freeport. Usulan itu digulirkan karena politisi Partai Gerindra ini menilai proses pengambilalihan saham dengan transaksi puluhan triliunan tersebut melanggar kesepakatan.

Komentar Pembaca
Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Pertemuan Wartawan Dunia 2019

Pertemuan Wartawan Dunia 2019

SENIN, 01 APRIL 2019 , 17:46:00

The ads will close in 10 Seconds