"Habis Tsunami, Terbitlah Snakebite"

RAGAM  JUM'AT, 04 JANUARI 2019 , 10:07:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

RMOLLampung. Pascatsunami, masyarakat atau relawan yang harus hati-hati terhadap ular. Kasus gigitan ular meningkat pascatsunami di pengungsian Kabupaten Lampung Selatan dan Banten.

Situs resmi Kemenkes RI mencatat ada 14 kasus gigitan ular di Pandeglang, Banten, 22-31 Desember 2018. Dokter spesialis emergency, dr Trimaharani, menguraikan korban gigitan ular di sejumlah puskesmas.

Trimaharani mengatakan ancaman gigitan ular terjadi karena habitatnya terganggu. Hasil riset selama enam tahun yang dilakukannya menunjukkan bahwa setiap bencana ada ancaman gigitan ular.

"Setiap disaster (bencana) ada risiko snakebite, misal banjir di Sampang, gempa di Lombok, erupsi Gunung Raung, erupsi Gunung Merapi, erupsi Gunung Agung, dan sebagainya," ujar dia.

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan dr Achmad Yurianto menghimbau masyarakat berhati-hati ketika membersihkan lingkungan pascabencana.


Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds