Pemimpin Indonesia Dan Nyali Debat

Arief Gunawan

Opini  SENIN, 07 JANUARI 2019 , 02:33:00 WIB

Pemimpin Indonesia Dan Nyali Debat
DI DEN HAAG Belanda, pada 1925, beredar brosur yang menyebut ciri-ciri primitif inlanders yang ditulis oleh seorang dokter jiwa terkenal yang biasa menangani pasien sakit jiwa (orang gila) di Eropa.

Dokter Van Loon ini menyebut orang Indonesia semua bodoh, tidak sanggup bertukar pikiran (berdebat), otaknya primitif, dan tidak mampu menerima pendidikan.

Isi brosur tersebut menimbulkan kemarahan para mahasiswa Indonesia yang tergabung di dalam Perhimpunan Indonesia di Belanda, sehingga menunjuk dokter Latumeten untuk menantang Van Loon berdebat.

Sanggahan Latumeten sangat ilmiah, tajam dan jitu. Kesimpulannya, brosur Van Loon tersebut telah memperkosa ilmu psychiatri dan bermotif politik kolonial, supaya dunia luar memandang bangsa kita primitif sehingga membenarkan penjajahan Belanda.

Tujuan debat adalah untuk menunjukkan kebenaran terhadap sesuatu yang sedang dipermasalahkan. Debat dengan argumentasi yang benar yang didasari oleh data yang tepat merupakan cara untuk mendukung sesuatu yang ingin ditegakkan atau dijalankan.


Komentar Pembaca
KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

SENIN, 14 JANUARI 2019 , 15:00:00

Alumni

Alumni "Nasi Bungkus" UI For Jokowi

MINGGU, 13 JANUARI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds