Mantan Komisioner Pertanyakan Integritas Bawaslu

Politik  KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 10:18:00 WIB | LAPORAN: DERRY HAIKAL

Mantan Komisioner Pertanyakan Integritas Bawaslu

Chusnul

RMOLLampung. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang begitu responsif menangani salam dua jari Gubernur Anies Baswedan menimbulkan kecurigaan bahwa lembaga tersebut sudah tidak netral.

Kecurigaan ini muncul dari pelbagai kalangan, termasuk mantan komisioner KPU Chusnul Mariyah. "Anies dalam acara internal partai dan di ruang tertutup bukan tempat umum," katanya, Rabu (9/1).

Dosen Ilmu Politik Pasca Sarjana Universitas Indonesia (UI) ini malah mempertanyakan integritas Bawaslu. Sebab, lembaga pengawas pemilu itu menangani perkara mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu dengan begitu responsif.

Sementara, lanjut Chusnul, ada banyak kepala daerah, bahkan menteri yang terang-terangan sudah melakukan hal yang sama, tapi Bawaslu hanya diam dengan tidak menjemput bola.

"Malah yang terbuka itu dibiarkan. Ada 15 kepala daerah, ada menteri, macam-macam dibiarkan. Artinya sudah ada kecenderungan untuk apapun yang berasal dari 02 cepat sekali, responsif," tegas Chusnul.


Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds