Mahalnya Ongkos Politik Jelang Pesta Demokrasi

Oleh Yudhi Hertanto

Opini  SABTU, 12 JANUARI 2019 , 00:52:00 WIB

Mahalnya Ongkos Politik Jelang Pesta Demokrasi
MAHAL! Politik itu berat diongkos, terutama ketika perhelatan politik sebagaimana yang terjadi sekarang. Meski tampak tidak terlihat, proses kontestasi untuk kursi legislatif d berbagai tingkat mulai dari level daerah hingga nasional terjadi.

Hiruk pikuk hajat politik yang digelar secara bersamaan kali ini, memang seolah tertutupi oleh ajang Pilpres, sebagai pusat perhatian publik.
Pembiayaan kegiatan politik, khususnya terkait dengan proses pemilihan terjadi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam aktifitas kampanye politik domestik.

Jelas bahwa kunjungan seorang kandidat kesuatu lokasi basis pemilihan membutuhkan biaya, tetapi disitulah letak esensi keterwakilan yang representatif, bukan hanya persoalan yang tampak terbaca dari angka-angka statistik, tetapi wujud dari aspirasi langsung melalui interaksi fisik.

Pertanyaannya, mengapa kemudian politik kita bisa dikategorikan sebagai "high cost politics"? Tentu saja terkait dengan model kampanye yang dilakukan. Apa maknanya?

Konsepsi gagasan dan interaksi fisik secara langsung, tampak menjadi prioritas sekunder dibandingkan dengan penempatan alat peraga kampanye, semisal spanduk, poster dan baliho. Dalam kaidah estetik, alat peraga sedemikian, justru mendapatkan pengistilahan negative, sebagai "sampah visual" yang memenuhi ruang publik.

Komentar Pembaca
KPK Mestinya Panggil Tjahjo

KPK Mestinya Panggil Tjahjo

SELASA, 15 JANUARI 2019 , 15:00:00

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

Sampaikan Visi Misi, Jokowi Langgar UU Pemilu?

SENIN, 14 JANUARI 2019 , 15:00:00

Alumni

Alumni "Nasi Bungkus" UI For Jokowi

MINGGU, 13 JANUARI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds