Akbar Tanjung Ikut Berkomentar Soal "Kisruh" PB HMI

RAGAM  MINGGU, 13 JANUARI 2019 , 10:18:00 WIB | LAPORAN: DIDIT GUNAWAN

Akbar Tanjung Ikut Berkomentar Soal
RMOLLampung. Tokoh keluarga besar Himpunan Mahasiswa Islam Akbar Tanjung akhir angkat bicara soal kekisruhan adanya skandal Ketua PB HMI Saddam Al Jihad. Dia berpesan mengatasinya secara konstitusional.

"Saddam itu adalah ketum PB HMI hasil Kongres. Kalau seandainya ada langkah-langkah berkaitan dengan soal posisinya sebagai ketum, bisa dianggap tidak sesuai aturan," ujar Akbar, Minggu (13/1)

Akbar Tanjung menilai keputusan pemecatan terhadap Saddam Al Jihad harus memperhatikan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) organisasi.

Iika memang perlu dilakukan pergantian jabatan ketua umum, harus melalui forum tertentu dan itu disepakati oleh pihak-pihak yang terkait sesuai aturan, kata mantan ketum PB HMI periode 1971-1974 itu.

"Sengetahuan saya, pengambilan tertinggi keputusan suatu organisasi adalah munas, kongres, muktamar, yang mempunyai kewenangan untuk meminta pertanggungjawaban pengurus," katanya.


Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds