Komunitas Cuci Darah Khawatir Wacana Urun Biaya Program Jamkes

Kesehatan  JUM'AT, 01 FEBRUARI 2019 , 15:09:00 WIB | LAPORAN: DIDIT GUNAWAN

Komunitas Cuci Darah Khawatir Wacana Urun Biaya Program Jamkes
RMOLLampung. Sekjen Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), Petrus Hariyanto, menyatakan kekhawatirannya atas wacana regulasi sistem urun biaya (cost sharing) dan selisih biaya Program Jaminan Kesehatan.

"Regulasi tersebut telah membuat cemas ribuan anggota kami. Mereka merasa tidak memiliki kepastian hidup, karena selama ini hanya cuci darah, mereka bisa bertahan untuk hidup," uja Petrus seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Bila kebijakan itu nantinya diterapkan, keberlanjutan terapi hemodialisa (cuci darah) bagi pasien gagal ginjal akan mengalami hambatan.

"Walau kebijakan tersebut diberlakukan selektif, khusus orang yang mampu saja, tetap berpotensi menjadi kebijakan yang akan banyak membunuh pasien cuci darah," terangnya.

Karenanya, Petrus menyatakan akan menggalang dukungan ke DPR dan membuat petisi untuk menolak aturan tersebut diterapkan ke pasien gagal ginjal.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds