Propaganda Rusia

Hazairin Pohan

Opini  KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 , 05:13:00 WIB

Propaganda Rusia

Tanpa semangat hubungan baik RI-Rusia, sudah pasti Presiden Putin sendiri akan berang dan tidak menerima cercaan itu -seperti dalam kasus Pilpres AS-dan membuat statement negatif balasan terhadap Indonesia.

Akan terjadi fiasco dalam hubungan bilateral kita. Ini bisa berdampak macam-macam. Dari pemanggilan pulang untuk penurunan tingkat kedubes, penghentian kerjasama bilateral di berbagai bidang termasuk dalam konteks kerjasama diplomasi pada tingkat global.

Yang rugi siapa? Ya pasti kita dan juga mungkin Rusia. Hanya gara-gara kurang hati-hati dalam statement yang menyinggung hubungan antar negara yang sebenarnya tak perlu.

Untunglah, sampai saat ini Rusia hanya menggunakan 'right of reply' saja dan relatif lunak pula. [***]

(Diplomat senior, mantan Staf Bidang Politik di KBRI Moskow)


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds