Propaganda Rusia

Hazairin Pohan

Opini  KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 , 05:13:00 WIB

Propaganda Rusia
Trump menyatakan faham adanya 'serangan asing' terhadap demokrasi Amerika selama kampanye, tetapi dia bersikeras bahwa "Rusia tidak berdampak pada hasil penghitungan suara."

Partai Demokrat menghindari menghubungkan kekalahan Hillary Clinton secara langsung dengan intrik Rusia. Mereka menyalahkan mantan direktur FBI, James Comey, yang mengumumkan akan membuka kembali investigasi kriminal atas kesalahan penanganan e-mail rahasia Clinton, di hari-hari terakhir kampanye.  Kemenangan tipis Clinton langsung terjungkal.

Tentang tuduhan, "permainan ahli IT Rusia" melakukan kudeta teknologi dan politik dalam Pilpres Amerika itu mungkin ada mungkin tidak.

Tetapi tegas dikatakan, sekiranya ada permainan ahli IT dalam teknik propaganda melibatkan media tetapi tidak langsung bisa mengubah hasil Pilpres.
Jadi membuat statemen dengan rujukan 'propaganda Rusia' selain 'kasar' juga lemah.

Jika rujukannya adalah Pilpres Amerika, maka statement Jokowi itu bisa dianggap blunder: mengutip salah dengan tafsiran salah pula dan tidak etis pula secara hubungan anta negara.

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds