Propaganda Rusia

Hazairin Pohan

Opini  KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 , 05:13:00 WIB

Propaganda Rusia

Di negeri kita jago propaganda adalah PKI. Ada departemen khusus dibuat: ‘Agitrop’ atau agitasi dan propaganda. Ini senjata PKI dalam melemahkan lawan-lawannya, melalui hoaks dan politik adu-domba sebelum G30S/PKI itu.

Propaganda sah dalam hubungan internasional. Ya, tidak salah Amerika juga melakukan propaganda yang tak-kurang canggih, untuk mendelegitimasi PKUS.

Cuma propaganda buatan AS itu halus, tidak kasar dan blatant seperti gaya Politbiro PKUS. Semua negara, termasuk Indonesia, juga melakukan propaganda. Cuma, dengan cara dan metoda berbeda-beda, halus atau kasar, canggih atau kampungan. Itu saja yang membedakan.

Bayangkan. Ketika masih bernama Uni Soviet, jalan di mana Embassy Uni Soviet berada diganti menjadi Jalan Andrei Sakharov Plaza, di puncak-puncak perang propaganda AS-Uni Soviet ketika Sakharov yang sakit-sakitan dan mengalami tahanan rumah di Moskow.

Sejak 2014 jalan Kedubes China juga di Washington DC diusulkan senat diganti menjadi Jalan Liu Xiaobo Plaza, pejuang HAM China yang meninggal itu. Usul itu sempat diveto oleh Presiden Obama. Sekarang, dengan Trump di Gedung Putih usul itu marak kembali.

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds