Remisi Pembunuh Wartawan, Cabut Kepres Bukan Prestasi

Politik  MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 , 08:10:00 WIB | LAPORAN: DIDIT GUNAWAN

Remisi Pembunuh Wartawan, Cabut Kepres Bukan Prestasi
RMOLLampung. Presiden Joko Widodo mencabut Keputusan Presiden (Kepres) 29/2018 yang memberikan remisi atau pengurangan hukuman kepada terpidana I Nyoman Susrama.

Semula, Susrama divonis hukuman penjara seumur hidup lalu dapat remisi menjadi hukuman penjara selama 20 tahun.

Hanya sejenak, I Nyoman Susrama, pembunuh wartawan Radar Bali, Anak Agung Gde Bagus Narendra Prabangsa, bernafas lega.

Pada 15 Februari 2010, majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar  menjatuhkan vonis lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sang pembunuh, I Nyoman Susrama dijatuhi  hukuman penjara seumur hidup.

Padahal JPU menuntut dijatuhi hukuman mati.


Komentar Pembaca
Jika KPU Tak Netral, People Power Bisa Terwujud
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Rachmawati Soekarnoputri Rangkul Golkar Dan PPP
Pertemuan Wartawan Dunia 2019

Pertemuan Wartawan Dunia 2019

SENIN, 01 APRIL 2019 , 17:46:00

The ads will close in 10 Seconds