Mempertanyakan Netralitas Dewan Pers

Oleh M. Nigara

Opini  MINGGU, 10 FEBRUARI 2019 , 11:46:00 WIB

Mempertanyakan Netralitas Dewan Pers
Dewan Pers memang punya hak memberikan apapun kepada siapapun, tapi basisnya harus benar. Pertanyaannya, apakah pemberian kedali ke petahana itu tepat? Sekali lagi, apakah pers saat ini benar-benar sudah bebas?
Sekedar mengingatkan dan bertanya pada Dewan Pers: Mengapa reuni akbar 212 tahun lalu tak diliput oleh mayoritas pers nasional? Mengapa Dewan Pers tak bertanya atau melakuksn investigasi? Jangan lupa, itu adalah peristiwa sangat besar bahkan menjadi yang terbesar dalam sejarah dunia.

Benar, setiap pers (media) punya kebijakan masing-masing. Tapi, ketika ada peristiwa besar di Jakarta, kok tidak disampaikan ke publik? Tak heran jika Rocky Gerung dan Effendi Gazali menyebut sebagai penggelapan sejarah, lha, kok Dewan Pers diam saja?

Sekali lagi, hak Dewan Pers memberi penghargaan, tapi hak Hersu dan saya juga mempertanyakan. Apalagi ini adalah bulan politik, terus terang saya menilai apa yang diberikan Dewan Pers, langsung atau tidak, sengaja atau tidak, berkaitan dengan aroma politik.

Jika itu benar, maka tak elok mereka masih bercokol di Dewan Pers.

Dewan Pers adalah lembaga terhormat yang wajib dijaga netralitasnya. Malu rasanya. [***]

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds