Medali Kebebasan Pers Jokowi, Simbol Matinya Nurani Pers Indonesia

Oleh Hersubeno Arief

Opini  RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 11:41:00 WIB

Medali Kebebasan Pers Jokowi, Simbol Matinya Nurani Pers Indonesia
Tidak ada satupun literatur yang menyebutkan fungsi media sebagai alat pembenar kebijakan pemerintah.  Apalagi alat untuk menindas kelompok oposisi, kecuali di negara totaliter.
 
Sabtu (9/12) web resmi yang menampung berbagai opini dan pemikiran saya, hersubenoarief.com dengan dengan sengaja diwarnai hitam.

Hanya ada judul Matinya Nurani Pers Indonesia.” Di dalamnya ada ucapan TURUT BERDUKA ATAS ANUGERAH MEDALI KEMERDEKAAN PERS KEPADA PRESIDEN JOKO WIDODO DARI DEWAN PERS INDONESIA.”
 
Tidak ada tulisan yang lain. Hanya ada seuntai bunga anggrek berwarna putih.
Banyak respon  yang masuk.  Termasuk yang secara khusus menulis artikel seperti yang dilakukan oleh Bang M. Nigara, seorang senior yang saya hormati.
 
Bang Nigara, mantan Wasekjen PWI  jauh lebih dingin menanggapi pemberian medali kebebasan itu. Dia masih bisa menulis opini berjudul Mempertanyakan Netralitas Dewan Pers,” lengkap dengan berbagai argumentasinya. Sementara saya tidak.

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds