Medali Kebebasan Pers Jokowi, Simbol Matinya Nurani Pers Indonesia

Oleh Hersubeno Arief

Opini  RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 11:41:00 WIB

Medali Kebebasan Pers Jokowi, Simbol Matinya Nurani Pers Indonesia

Pada masa pemerintahan Jokowi pers mengalami manipulasi dan kooptasi. Para pemilik media banyak yang menjadi bagian dari kekuasaan.  Black out, dan  framing berita-berita yang tidak disukai oleh pemerintahan menjadi praktik keseharian.

Media sangat kritis kepada oposisi, dan sebaliknya membebek kepada pemerintah.

Yang paling mencolok pada kasus unjukrasa Badan Eksekutif Mahasiswa Se-Indonesia, dan unjukrasa ribuan guru honorer ke Istana Negara, serta Reuni Akbar Alumni 212. Berita itu menghilang dari sebagian besar media mainstream.

Sejumlah stasiun TV juga kerap mendapat tekanan untuk tidak menyiarkan berita maupun program acara. Program talkshow paling populer di TV One Indonesia Lawyer Club mengalami beberapa kali batal tayang.
 
Peristiwa terakhir adalah menghilangnya pemberitaan doa Kyai Maimoen Zubair. Hampir semua stasiun televisi tidak menayangkan peristiwa itu. 

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds