Jadi Ganti Presiden?

OlehTony Rosyid

Opini  RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 14:07:00 WIB

Jadi Ganti Presiden?
Di Pilpres 2019, umat berhadapan dengan mesin-mesin kekuasaan yang bekerja luar biasa. Mulai dari aturan, aparatur negara, kucuran dana desa yang timingnya disesuaikan dengan masa kampanye, pressure hukum dan seterusnya. Kasat mata, terang-terangan, mudah dibaca dengan logika publik.

Belum lagi peran KPU dan Bawaslu yang banyak menuai kritik karena dianggap berat sebelah. Ini tak cukup imbang jika "hanya" dilawan dengan teriakan medsos.

Para pendukung Prabowo-Sandi, terutama umat yang berada di gerbong "2019GantiPresiden" mesti membuktikan kinerjanya yang terukur di lapangan. Tidak cukup dengan berkumpul di alun-alun atau di Monas. Tak cukup juga dengan massa yang datang di masjid dan aula pengajian.

Kalau saja kelompok ini bisa mengkonsolidasikan umat di setiap kelurahan sebagai relawan yang militan dan terukur kinerja politiknya, tentu akan lebih bisa memberikan harapan bagi kemenangan Prabowo-Sandi dari pada sekedar gaduh di medsos.

Berarti medsos tidak perlu? Sangat perlu! Tapi, jauh dari cukup. Sebab, medsos tak menjangkau para pemilih yang ada di pelosok desa yang masih menganggap HP itu barang mewah dan mahal.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds