Rocky Gerung : Ada "Black Market Of Justice" Di Istana

Nusantara  RABU, 13 FEBRUARI 2019 , 15:13:00 WIB | LAPORAN: DERRY HAIKAL

Rocky Gerung : Ada
Rocky sengaja menggunakan kacamata internasional agar lebih objektif dalam menilai penegakan hukum Indonesia. Dia kemudian memberi contoh lagi tentang teguran World Bank kepada Indonesia atas pembangunan infrastruktur yang dilakukan.

Mengapa World Bank menegur Indonesia?” tanyanya.

Karena ada kontrak swasta yang batal karena BUMN masuk. Kan itu nggak fair,” jelas pria berkacamata yang akrab disapa RG itu.

Dengan kata lain, RG ingin menjelaskan bahwa dari kacamata luar negeri, Indonesia memiliki masalah dalam penegakan hukum. Teguran itu dipastikan objektif dan tidak ada hubungannya dengan perpolitikan di Indonesia.

Teguran internasional pasti tidak ada urusan dengan pilpres,” tegasnya.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds