Komisioner KPU Harus Dipidana Delik Culpa Dan Human Right!

Opini  KAMIS, 25 APRIL 2019 , 23:01:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Komisioner KPU Harus Dipidana Delik Culpa Dan Human Right!
NURANI kemanusiaan terpanggil mendengar jeritan, rintihan, ratapan dan tangisan kematian 144 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Suatu ironi. Bagaimana mungkin sebuah hajatan demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM) harus menelan korban manusia, orang-orang yang tidak berdosa harus berkorban. Tidak mungkin mereka menjadi korban jika tanpa pemilu, dan pemilu justru meninggalkan jeritan kemanusiaan, bukan ajang untuk memuliakan manusia.

Kematian 144 orang adalah suatu persoalan tetapi sangat disayangkan presiden, DPR dan lembaga-lembaga negara tidak mempersoalkan dan lakukan upaya-upaya penyelidikan.

Justru pemerintah menganggap remeh, masa bodoh, bahkan beralibi bahwa mereka meninggal karena kelelahan. Suatu pernyataan prematur tanpa bukti rekam medis dan penyelidikan.

Ketua DPR juga berkomentar bahwa orang-orang meninggal dianggap sebagai patriot. Padahal mereka tidak bekerja di suatu pekerjaan yang memiliki tingkat resiko tinggi (high risk), bukan pula pegawai pemerintah.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds