Kunjungan Kapal Perang Asing Bagian Dari Misi Diplomatik

Nusantara  SENIN, 20 MEI 2019 , 14:32:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Kunjungan Kapal Perang Asing Bagian Dari Misi Diplomatik

Mayjend Sisriadi

RMOLLampung. Misi diplomatik angkatan laut (naval diplomacy) antarnegara sudah menjadi agenda angkatan laut (AL) di seluruh dunia. Indonesia turut melaksanakan misi diplomasi tersebut ke seluruh negara.

Begitu kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Tentara Nasional Indonesia (TNI), Mayjend Sisriadi menanggapi sejumlah kapal perang asing yang bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok.

Salah satu misi diplomasi Indonesia adalah muhibah Kapal Repubik Indonesia (KRI) Bima Suci-945 (tall ship).

"Selain untuk melatih para taruna/taruni AAL, muhibah KRI Bima Suci-945 juga membawa misi diplomatik. Pelayaran diplomatik seperti itu sudah terjadwal dan disetujui antarnegara terkait," tuturnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (20/5).

Selain mengunjungi beberapa sahabat, setiap tahun TNI AL juga menerima kunjungan kapal-kapal AL dari negara sahabat.


Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds