Mahasiswa Lampung Kecewa Rakyat Terbunuh Saat Aksi 21 Mei

KAMPUS  JUM'AT, 24 MEI 2019 , 13:43:00 WIB | LAPORAN: DERRY HAIKAL

RMOLLampung. Mahasiswa Lampung menyatakan kecewa terhadap sikap pemerintah pusat menghadapi aksi 21 Mei 2019. "Rakyat Indonesia hari ini terbunuh karena menyampaikan hak-haknya," kata Fajar Agung Pangestu.

Jenderal Aliansi Darurat Demokrasi yang memimpin aksi perwakilan berbagai badan eksekutif mahasiswa (BEM) Lampung di depan Gedung Kantor Gubernur Lampung, Jumat siang (24/5).

Menurut Fajar Agung Pengestu pada aksi para mahasiswa dengan berseragam jas almamater kampus mereka, penembakan sehingga menewaskan sejumlah korban merupakan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

Dia mewakili para mahasiswa yang tergabung dalam BEM meminta Gebernur Lampung M. Ridho Ficardo menyampaikan aspirasi mereka kepada Pemerintah Pusat.

Jangan sampai, kata dia, Gubernur M. Ridho Ficardo yang akan habis masa jabatannya habis pula rasa kemanusiaannya.


Komentar Pembaca

The ads will close in 10 Seconds