Demokrasi Jangan Dibunuh

Oleh: M. Rizal Fadillah

Opini  MINGGU, 07 JULI 2019 , 21:29:00 WIB

Demokrasi Jangan Dibunuh

Koalisi Prabowo/RMOL

SEJAK awal KPU mengumumkan "kemenangan" pasangan Jokowi Maruf, dilakukan pendekatan dengan menawarkan jabatan kepada kubu koalisi Prabowo Sandi.

Setelah MK menolak permohonan gugatan maka isu tawaran ini semakin gencar. Kubu Prabowo Sandi pun nampak ada yang goyah. Statemen pimpinan atau kader mengindikasi kegoyahan tersebut.

Pembubaran koalisi Prabowo Sandi menguatkan sinyalemen bebasnya masing masing partai melangkah demi kepentingan partainya dan menimbang tawaran jabatan untuk bergabung tersebut.

Jika sebagian besar, apalagi seluruhnya, partai koalisi Prabowo Sandi masuk dalam kabinet Jokowi Ma'ruf maka terancamlah demokrasi di negeri ini.

Dua bahaya terhadap demokrasi pertama, pemerintahan otokrasi atau oligarki yakni, kekuasaan berada di satu atau sekelompok orang di mana masyarakat atau rakyat terkooptasi dan hanya berkedudukan sebagai penerima alokasi kekuasaan. Partisipasi relatif tidak ada.


Komentar Pembaca
Episode Terakhir Kesaktian Rini?

Episode Terakhir Kesaktian Rini?

KAMIS, 18 JULI 2019

Karpet Merah Gerbong Prabowo

Karpet Merah Gerbong Prabowo

SELASA, 16 JULI 2019

Ofo Dai Wei

Ofo Dai Wei

SELASA, 16 JULI 2019

Politik Dinasti

Politik Dinasti

MINGGU, 14 JULI 2019

"Black Saturday The 13th"

MINGGU, 14 JULI 2019

Sungai Tak Perlu Dalam, Yang Penting Ada Naganya
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds