Gindha: Maraknya OTT, Buah Sistem Politik Biaya Tinggi

Hukum  KAMIS, 11 JULI 2019 , 08:12:00 WIB | LAPORAN: HERMANSYAH

Gindha: Maraknya OTT, Buah Sistem Politik Biaya Tinggi

Gindha/RMOLLampung

RMOLLampung.  Koordinator Komite Pemantau Kebijakan dan Anggaran Daerah, Gindha Ansori Wayka melihat tak hentinya operasi tangan tangan (OTT) kepala daerah ditengarai akibat sistem politik dengan biaya tinggi. 

Yang baru saja terjadi Rabu malam (10/7), KPK OTT Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun. Diduga, penyuapan terhadap kader Partai Nasdem itu terkait reklamasi di wilayah sang kepala daerah.

Advokat ini berpendapat seseorang yang menduduki jabatan, baik jabatan publik maupun jabatan struktural di lembaga negara, diduga memainkan kekuatan uang untuk mencapai dan memeroleh posisinya.

Sehingga, saat menjadi pemimpin, dia harus mengembalikan beban keuangan yang sudah digunakan dan kalau bisa harus untung dari kursi jabatan yang diperolehnya tak murah.

"Saat seseorang akan mencalonkan diri menjadi bupati,  walikota dan gubernur, dengam sistem politik yang melibatkan rakyat secara langsung ini, butuh biaya besar bahkan kadang melibatkan para donatur," katanya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (11/7).


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds