Wartawan Main Proyek, Coreng Profesi Dan Langgar Kode Etik

Hukum  SABTU, 13 JULI 2019 , 12:47:00 WIB |

Wartawan Main Proyek, Coreng Profesi Dan Langgar Kode Etik

Hendry Sihaloho/Net

RMOLLampung. Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Bandarlampung menilai wartawan yang terlibat proyek ypemerintah telah mencoreng profesi dan melanggar Kode Etik Jurnalistik (KEJ).

Dua hari lalu, dalam persidangan lanjutan kasus fee proyek Khamami, bupati nonaktif Mesuji, telah menyeret JS, wartawan media harian yang juga sempat memimpin organisasi wartawan di kabupaten tersebut.

Diduga untuk "meredam" tugas sosial kontrol media terhahap proyek di kabupaten itu, JS memeroleh jatah atau plotting tiga proyek senilai Rp6,8 Miliar dari Dinas PUPR Mesuji.

Seyogianya mereka tidak ikut, apalagi sampai terlibat. Sebaliknya, wartawan mesti mengawasi pelaksanaan sebuah proyek agar tidak menyimpang, terlebih itu memakai uang rakyat,” kata Ketua AJI Bandar Lampung Hendry Sihaloho melalui rilisnya, Jumat (12/7).

Dia mengatakan oknum jurnalis itu telah mencoreng profesi pewarta dan melanggar Pasal 6 KEJ, Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap, katanya.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds