Sultan Junaidi: Permendikti No.5/2019 Kebiri Organisasi Advokat

Tokoh  SELASA, 16 JULI 2019 , 20:02:00 WIB |

Sultan Junaidi: Permendikti No.5/2019 Kebiri Organisasi Advokat

Sultan Junaidi/Ist

RMOLLampung. Ketua Umum Perkumpulan Advocaten Indonesia (PAI) mendesak pembatalan Permendikti No.5 Tahun 2019 karena dianggap ambigu, pertentangan dengan undang-undang, dan mengebiri organisasi advokat.

"Permendikti itu ambigu dan terkesan dipaksakan, seperti pesanan, bukan kebutuhan melalui riset atas terbitnya pemendikti itu," ujarnya kepada Kantor Berita RMOLLampung, Selasa (16/7).

Ada dua alasannya, katanya, permendikti itu melabrak undang-undang dan berseberangan dengan Mahkamah Konstitusi sekaligus mengebiri organisasi advokat yang berhak melakukan uji kompetensi, kode etik, dan lainnya.

Permendikti No.5 Tahun 2019 itu telah melabrak Undang-Undang Dasar 1945, Undang-Undang Advokat, dan berbagai aturan hukum lainnya. "Saya juga tak melihat urgensinya permendikti itu," kata Sultan.

Menurut dia, advokat merupakan profesi seperti halnya profesi pegak hukum lainnya : polisi, hakim, jaksa. "Sangat tak tepat kemudian kementrian pendidikan mencapuradukan kopetensi profesi dalam kampus," katanya.


Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

Harta Jokowi Bertambah 13 Miliar Dalam 13 Hari

JUM'AT, 14 JUNI 2019 , 21:00:00

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

Pesan Danyon Brimob H-1 Jaga MK

KAMIS, 13 JUNI 2019 , 21:00:00

The ads will close in 10 Seconds